Rabu, 25 Januari 2012

Surat Nabi Kepada Al-Mundzir bin Sawa

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menulis surat kepada Al-Mundzir bin Sawa, pemimpin Bahrain, berisi seruan agar dia masuk Islam. Beliau mengutus Al-Ala’ bin Hadharni untuk menghantarkannya.

Setelah menerima dan membaca surat beliau, Al-Mundzir menulis balasannya sebagai berikut:

Amma ba’d. Wahai Rasulullah, saya sudah membaca surat tuan yang tertuju kepada rakyat Bahrain. Di antara mereka ada yang menyukai Islam dan kagum keapdanya lalu memeluknya, dan di antara mereka ada pula yang tidak menyukainya. Sementara di negeriku ada orang-orang Majusi dan Yahudi. Maka tulislah lagi surat kepadaku yang bisa menjelaskan urusan tuan.”


Malam Perpisahan

pict by google

Malam perpisahan. Yap, malam ini adalah pertemuan terakhir belajar bahasa Arab yang telah berlangsung sejak sekitar 3 bulan lalu.

Apakah saya sudah menguasai bahasa Arab?

Atau paling tidak sudah bisa membaca tulisan Arab gundul?

Hanya dalam 3 bulan? Hebat ya?

Selasa, 24 Januari 2012

Surat Nabi Kepada Haudzan bin Ali Al-Hanafi, Pemimpin Yamamah

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menulis surat kepada Haudzan bin Ali pemimpin Yamamah sebagai berikut:

Bismillahir rahmanir rahim.
Dari Muhammad Rasul Allah kepada Haudzan bin Ali. Kesejahteraan bagi siapa pun yang mengikuti petunjuk. Ketahuilah bahwa agamaku akan dipeluk orang yang kaya maupun orang yang miskin. Masuklah Islam, niscaya tuan akan selamat dan akan kuserahkan apa yang ada di tangan tuan saat ini.”

Senin, 23 Januari 2012

Biografi Khalid bin Walid radhiyallahu’anhu

Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah, dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.. Amma Ba’du:

Tulisan ini adalah bagian kecil dari biografi seorang tokoh terkemuka umat ini, dia salah seorang pahlawan dan kesatria umat ini, dia salah seorang tokoh shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia, dan dari perjalanan hidupnya ini kita akan menggali berbagai pelajaran dan ibroh.

Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ini masuk Islam pada tahun kedelapan hijriyah dan telah terjun dalam puluhan peperangan.

Surat Nabi Kepada Al-Harits bin Abu Syamr Al-Ghassani, Pemimpin Damaskus

Inilah surat yang ditulis Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam kepadanya:

“Bismillahir rahmanir-rahim
Dari Muhammad Rasul Allah, kepada Al-Harits bin Abu Syamr. Kesejahteraan bagi siapa pun yang mengikuti petunjuk, percaya dan membenarkannya. Aku menyeru tuan agar beriman kepada Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya, niscaya akan kekal kerajaan tuan.”

Beliau menunjuk Syuja’ bin Wabb dari Bani Asad bin Khuzainah untuk mengantarkan surat itu. Setelah membacanya, dia berkata, “Siapa yang mau merebut kerajaan ini dari tanganku, aku pasti akan menghadapinya.” Dan dia tidak mau masuk Islam.


Minggu, 22 Januari 2012

[Buku] Perjalanan Hidup Rasul yang Agung Muhammad


Judul               : Perjalanan Rasul yang Agung Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam Dari Kelahiran Hingga Detik-detik Terakhir
Penulis             : Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfury
Penerbit           : Pustaka Darul Haq
Tebal               : xv + 672 hlm.
Cover              : Hardcover
Harga              : Rp 110,000

Resensi:

Sebab-Sebab Hafalan

Buat para penghafal Al-Qur'an, adakah trik-trik tertentu yang dipakai untuk bisa menghafal dengan baik?

Berikut ini adalah sebab-sebab yang dapat membantu hafalan seseorang yang saya ambil dari buku Keajaiban Hafalan. Sebenarnya masih banyak sebab-sebab yang lain. Tapi menurut penulis, kedelapan sebab inilah yang paling penting untuk diperhatikan.

Surat Nabi Kepada Raja Oman

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam menulis surat kepada Raja Oman, Jaifar dan Abd, keduanya adalah anak Al-Julunda. Inilah surat beliau:

Bismillahir-rahmanir-rahim.

Dari Muhammad bin Abdullah, kepada Jaifar dan Abd bin Al-Julunda. Kesejahteraan bagi siapa pun yang mengikuti petunjuk, amma ba’d. Sesungguhnya aku menyeru tuan berdua dengan seruan Islam. Masuklah Islam, niscaya tuan berdua akan selamat. Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada semua manusia, untuk memberi peringatan kepada orang yang hidup dan membenarkan perkataan terhadap orang-orang kafir. Jika tuan berkenan mengikrarkan Islam, maka aku akan mengukuhkan kerajaan tuan, namun jika tuan enggan mengikrarkan Islam, maka kerajaan tuan pasti akan berakhir dan kudaku pasti akan menginjakkan kaki di halaman tuan dan nubuwahku akan mengalahkan kerajaan tuan.

Jumat, 20 Januari 2012

Menjadi Jenius dalam Sekejap… Mungkinkah?

Hari ini saya membaca sebuah buku berjudul Mengapa Saya Menghafal Qur’an, sebuah buku baru yang diterbitkan oleh Daar An-Naba’. Saya tertarik dengan headline spotnya di cover depan buku tersebut, tentang 31 kunci menjadi jenius dalam sekejap… wah menarik sekali!

pict by google

Punahnya Metode Hafalan Dibalik Gemerlap Metode Pemahaman

Apakah metode hafalan telah mulai ditinggalkan? Pertanyaan ini kembali mengusik dan memetik rasa keingintahuan saya sehabis membaca sebuah buku bagus yang berjudul Mengapa Saya Menghafal Qur’an? karya Dr. Khalid Al-Laahim.
"Sungguh siapapun orang yang meremehkan metode menghafal, seandainya mau merenungi dirinya sendiri niscaya dia akan mendapatkan bahwa tidak mungkin bagi dirinya untuk bisa hidup dan tidak pula bisa sukses di dalam hidup tanpa hafalan."
Alasan-alasan sederhana yang dikemukakan buku ini memang logis. Apa mungkin bisa supel bergaul dan hang out dengan teman-teman tanpa menghafal nama-namanya, apalagi bila teman kita memiliki nama panggilan khusus yang lebih disukai? Untuk mengirimkan sebuah kabar atau berita pun kita harus menghafal isi pesan tersebut. Yang doyan dengan reaksi kimia, tentu diharuskan menghafal unsur-unsur di tabel periodik dulu sebelum memahami proses aksi-reaksi kimiawinya di laboratorium. Belajar bahasa Inggris juga pasti pada mulanya harus berkutat tuk menghafal kosakata sebanyak mungkin.

Komentar Terbaru